Program Kompensasi Internasional

Program Kompensasi Internasional

Program Kompensasi Internasional

Pengertian Kompensasi

Remunerasi didefinisikan sebagai setiap pendapatan dalam bentuk uang atau barang yang diterima karyawan secara langsung atau tidak langsung sebagai imbalan atas jasa yang diberikan kepada perusahaan (Malayu S.P. Hasibuan, 2002; 54). Sedangkan kompensasi menurut (Wibowo, 2007) adalah sejumlah paket yang ditawarkan organisasi kepada pekerja sebagai imbalan atas penggunaan tenaganya.

Untuk itu suatu bentuk kompensasi harus dapat memuaskan karyawan yang bersangkutan agar karyawan dapat membuktikan atau menyatakan loyalitasnya kepada perusahaan. Selain itu, kompensasi dapat membantu dalam mengurangi pergantian karyawan dalam suatu bisnis. Semakin puas kompensasi yang dimiliki karyawan, maka semakin besar loyalitas karyawan terhadap perusahaan.

 

Jenis Pekerja di Perusahaan Multinasional

Orang buangan, pekerja lokal dan pekerja negara ketiga

1. Tenaga Kerja LOkal (Host-Country National/HCN)
Pekerja lokal adalah pekerja yang bekerja di negaranya, tetapi perusahaannya milik negara asing.

2. Tenaga kerja negara ketiga (Thrid-Country National / TCN)
Expat adalah karyawan yang bekerja di negara yang bukan warga negaranya, melainkan warga negara yang berasal dari kantor pusat perusahaan tempat karyawan tersebut bekerja.

3. Pekerja negara ketiga (TCN)
Warga negara yang bekerja di satu negara dan bekerja di negara lain dipekerjakan oleh organisasi yang didirikan di negara ketiga.

 

Pengertian Program Kompensasi Internasional

Perusahaan internasional yang memiliki karyawan dari berbagai negara memiliki masalah pembayaran yang berbeda. Berdasarkan keragaman hukum, biaya hidup, pajak dan faktor lain yang perlu diperhitungkan saat membuat dan menghitung nilai kompensasi bagi pekerja asing.

Bagaimana sebuah perusahaan multinasional mendekati isu-isu ini kemungkinan besar akan bergantung, setidaknya sebagian, pada tingkat perkembangan internasional. Perusahaan multinasional yang ingin berhasil mengelola remunerasi dan tunjangan memerlukan pengetahuan tentang undang-undang ketenagakerjaan dan pajak, bea cukai, lingkungan dan praktik perburuhan di berbagai negara asing, pengetahuan tentang fluktuasi mata uang dan dampak inflasi terhadap remunerasi, dan pemahaman tentang mengapa dan kapan manfaat diberikan jika layanan diperlukan untuk negara tertentu. Semua ini dalam konteks perubahan kondisi kerangka politik, ekonomi dan sosial. Dalam banyak kasus, pengetahuan lokal diperlukan yang memerlukan saran khusus, dan banyak perusahaan multinasional beralih ke perusahaan konsultan yang dapat menawarkan berbagai layanan atau memberikan layanan yang sangat khusus yang relevan dengan HRM dalam konteks perusahaan multinasional.

Oleh karena itu, diperlukan program kompensasi internasional untuk memberikan penghargaan kepada karyawan perusahaan. International Compensation Programme merupakan rangkaian proses analitis yang pada akhirnya menjadi pedoman perusahaan dalam pemberian kompensasi kepada karyawan internasional (HCN, PCN, TCN) dengan mempertimbangkan faktor-faktor tertentu, menurut pendekatan terbaik sesuai dengan kondisi perusahaan.

 

Tujuan Kompensasi Internasional

Tujuan utama dari program kompensasi perusahaan multinasional internasional meliputi:

  1. Rekrutmen dan retensi karyawan yang memenuhi syarat untuk penugasan internasional (dari perspektif perusahaan induk, tetapi termasuk PCN, HCN dan TCN);
  2. Memfasilitasi transfer antar cabang asing, antara cabang asing dengan perusahaan induk (biasanya kantor pusat) serta antara perusahaan induk dengan cabang asing.
  3. Menciptakan dan memelihara hubungan yang konsisten dan sesuai antara kompensasi karyawan di semua cabang di Jerman dan luar negeri.
  4. Pertahankan kompensasi yang wajar terkait dengan praktik pesaing tanpa membatasi biaya ke tingkat yang dapat dikelola. Sumber Rangkuman Terlengkap : https://www.sarjanaekonomi.co.id/