Prinsip Dasar Sumber Daya Manusia

Prinsip Dasar Sumber Daya Manusia

Prinsip Dasar Sumber Daya Manusia

Pengertian Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia (Human resources) merupakan suatu kesatuan kemampuan pikiran dan kekuatan fisik individu. Pelaku dan keberadaannya dilakukan oleh keturunan dan lingkungannya, sedangkan prestasi kerjanya dimotivasi oleh keinginan untuk memenuhi kepuasannya (Hasibuan 2003).

Sumber daya manusia adalah desain sistem formal dalam suatu organisasi untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan perusahaan (Mathis dan Jackson 2006).

Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor yang sangat penting bahkan tidak dapat dipisahkan dari suatu organisasi, baik institusi maupun korporasi. SDM juga menjadi kunci yang menentukan perkembangan bisnis. Pada hakekatnya sumber daya manusia berupa orang-orang yang digunakan dalam suatu organisasi sebagai pelaku, pemikir dan perencana untuk mencapai tujuan organisasi. (Wikipedia)

Sumber daya manusia adalah karyawan yang siap, mampu dan penuh perhatian untuk mencapai tujuan perusahaan. Seperti disebutkan sebelumnya, dimensi terpenting dari sisi sumber daya adalah kontribusi kepada organisasi, sedangkan dimensi manusia yang paling penting adalah perlakuan terhadap kontribusi, yang pada gilirannya menentukan kualitas hidup dan kualitas hidup (Weather dan Davis 1996). .

Pengertian sumber daya manusia secara makro adalah penduduk atau penduduk yang telah memasuki usia kerja, baik yang telah memasuki usia kerja maupun yang telah bekerja.

Yang dimaksud dengan sumber daya manusia secara mikro adalah orang-orang yang bekerja dan menjadi anggota suatu perusahaan atau lembaga, setelah itu juru tulis, panitera, pekerja, buruh, buruh, dsb.

Peran Sumber Daya Manusia (SDM)

1. Sumber daya manusia sebagai pekerjaan

Kompetensi dan integrasi SDM dalam suatu organisasi memiliki pengaruh yang besar terhadap pencapaian tujuan yang diinginkan. Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor terpenting dalam semua kegiatan dalam organisasi. Kualitas sumber daya manusia yang digunakan harus diperhatikan.

Karena sumber daya manusia merupakan aset penting bagi organisasi, peran dan fungsinya tidak dapat digantikan oleh sumber daya lain dan tentunya harus selalu fokus pada visi dan misi organisasi. Untuk mencapai visi dan misinya, sumber daya manusia suatu organisasi harus memiliki karakteristik seperti motivasi, sikap, harga diri, pengetahuan dan keahlian. Lalu ada berbagai peran yang harus dimainkan sumber daya manusia untuk menjawab tantangan dunia kerja. Misalnya, dapat melakukan analisis pekerjaan, merencanakan kebutuhan staf dan menunjuk kandidat yang memenuhi syarat, keuangan dan manajemen lainnya.

 

2. Sumber daya manusia sebagai tenaga ahli

Sumber daya manusia dan teknologi dapat berperan sebagai keunggulan kompetitif dalam bisnis atau pembangunan ekonomi suatu negara.

 

3. Sumber daya manusia sebagai pemimpin

Departemen SDM juga dapat mengambil peran kepemimpinan. Ini adalah orang yang mengelola / menggunakan sumber daya yang ada dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam hal ini, Sumber Daya Manusia bertindak sebagai pengelola. (Baca: Mengelola Driver)

 

4. Sumber daya manusia sebagai wirausaha

Wirausahawan adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan di dalam dan di luar hubungan kerja, dalam arti kemampuan secara mandiri menyediakan jasa atau barang yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebagai seorang wirausahawan, sumber daya manusia harus dilibatkan dalam proses produksi. Selain itu, pengusaha dapat menggunakan tambahan sumber daya manusia.

 

5. Sumber daya manusia dalam penciptaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

Suatu ilmu pengetahuan atau teknologi yang ada ditemukan oleh manusia (sumber daya manusia) melalui fase pembelajaran atau penelitian. Sehingga Departemen Sumber Daya Manusia dapat berperan penting dalam penciptaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pasti bermanfaat bagi masyarakat.

 

6. Sumber daya manusia sebagai produsen

Produksi adalah segala tindakan yang dapat menambah barang (yang dapat menambah nilai atau kegunaan) dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia. Yang dimaksud dengan produsen adalah pihak atau pelaku yang melakukan produksi untuk menambah nilai suatu barang atau menciptakan barang baru sehingga dapat lebih memenuhi kebutuhan masyarakat.

 

7. Sumber daya manusia sebagai konsumen

Konsumsi secara umum berarti penggunaan barang-barang manufaktur. Dalam istilah ekonomi, konsumsi adalah kegiatan menggunakan, menggunakan atau membelanjakan barang dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan. Konsumen adalah semua orang yang membeli barang dan jasa dalam masyarakat. Sumber Rangkuman Terlengkap : https://www.seputarpengetahuan.co.id/