Cara dan Tips Melakukan Take Over KPR

Setelah sebelumnya kami membahas terkait dengan alasan seseorang mengambil alih KPR, kali ini kami akan membahas cara dan tips mengambil alih hipotek. Secara umum, mengambil alih KPR tidak jauh berbeda dengan pengajuan hipotek baru, sementara langkah-langkah dalam mengambil alih KPR adalah sebagai berikut:

1. Kumpulkan data pribadi dan persyaratan yang terkait dengan KPR, misalnya fotokopi KK, fotokopi identitas suami dan istri, slip gaji terakhir, sertifikat pernikahan Fotokoi, sertifikat pekerjaan NPWP. Persyaratan ini berlaku untuk pelanggan karyawan BUMN, pegawai negeri, karyawan swasta dan individu.
2. Sementara jika pelanggan adalah wirausaha, ditambahkan dengan SIUP, NPWP, HO, TDP dan akta pendirian perusahaan dari Notaris dan Laporan Keuangan dalam 2 tahun terakhir.
3. Hasil cetak tambahan terkait dengan jumlah pinjaman SIS yang masih menjadi tanggung jawab pelanggan.
4. Pastikan jika Bank Suhan yang baru menyetujui plafon pinjaman dengan suku bunga yang diperlukan dengan mengeluarkan kredit SK secara legal.
5. Minta pengurangan hukuman ke bank sebelumnya jika ada denda karena mengambil alih KPR.
6. Jika telah diputuskan yang merupakan sisa pokok pinjaman dan pertigaan dari bank sebelumnya, maka Anda dapat membuat perbandingan dari laba kerugian untuk mengambil alih KPR.
7. Pastikan apakah fasilitas tambahan dijanjikan sepenuhnya direalisasikan.
8. Berkoordinasi dengan notaris perbankan terkait dengan pengeluaran pengeluaran garansi dari bank sebelumnya, atau biasa disebut sebagai “Roya”.
9. Siapkan dana tambahan terlebih dahulu sebelum sejumlah staples utang dalam “Roya” diterbitkan atas persetujuan bank sebelumnya.
10. Hal terpenting yang harus dipertimbangkan sebelum Anda mengambil alih KPR adalah untuk menghitung terlebih dahulu secara detail tentang manfaat yang diperoleh dalam jangka panjang, baik tentang periode kredit, suku bunga ke jumlah plafon pinjaman.

Itu adalah beberapa cara dan tips mengambil alih KPR, semoga dapat membantu Anda. Bagi Anda yang ingin membangun atau merenovasi rumah, itu dapat mempercayakan kepada kontraktor bangun rumah di Solo. Kami telah didukung oleh kekuatan terlatih dan berpengalaman sehingga hasilnya tidak akan mengecewakan. Area operasi kami di wilayah Surakarta dari Solo, Karangyar, Sukoharjo, Sragen, Boyolali, Klaten dan Wonogiri.